MATATELINGA. Jakarta - Bencana banjir beberapa hari terakhir kerap sekali melanda sejumlah wilayah di tanah air, terdiri dari 51 orang yang dipimpin langsung Kolonel Inf I Gede Putra Yasa. Grup 1 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menerjunkan tim evakuasi untuk membantu para korban banjir di wilayah Kota Serang, Banten, Selasa (01/03/2022).Hingga Selasa tadi malam, tim evakuasi banjir Grup 1 Kopassus masih melakukan proses evakuasi. Di mana, ratusan warga masih mengungsi di Benteng Speelwijk dengan menggunakan tenda terpal."Saat ini warga memerlukan air bersih dan beberapa bahan makanan," katanya.
Baca Juga:Edyward Kaban : PPKM Level 3, Kejati Sumut Kembali Berlakukan WFHDiberitakan sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang menuturkan, wilayah Kecamatan Kasemen menjadi salah satu daerah terparah terkena dampak banjir yang melanda Kota Serang.Hal ini disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang Diat Hermawan. “Kalau saya selaku orang Serang ya, ini paling parah seumur hidup saya ini kayanya,” ujarnya saat dihubungi.Banjir di Kecamatan Kasemen sendiri diketahui mencapai 1-2 meter."Arus air yang cukup deras mencapai ketinggian sepaha orang dewasa cukup menyulitkan proses evakuasi warga masyarakat sekitar," jelas Kapen Kopassus Letkol Inf Achmad Munir dalam keterangannya, seperti dikutip dari Okezone, Rabu (02/03/2022).[br]Grup 1 Kopassus juga memberikan pergantian bencana banjir dengan membawa peralatan LCR dan 4 unit mesin tempel, dayung 20 buah, rompi pelampung 80 buah, tali karmantel 2 paket, eight decender 30 buah, danong sling 30 buah."Tim evakuasi dengan perlengkapan lengkap langsung sigap membantu warga untuk menuju ke tempat evakuasi yang lebih aman," ujarnya.