MATATELINGA. Jakarta - Konflik antar kedua negara Rusia dan Ukraina sepertinya telah tercium aroma aroma perdamaian. Telpon Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meminta untuk segera mengakhiri ketegangan di antara kedua negara tersebut.Menurutnya, Indonesia yang kini memegang mandat Presidensi G20 tahun 2022, ingin menyatukan G20. "Perdamaian dan stabilitas adalah kunci bagi pemulihan dan pembangunan ekonomi dunia," paparnya."Rabu 27 April, pukul tiga sore, saya berkomunikasi melalui telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Dari Presiden Zelenskyy, saya memperoleh informasi mengenai perkembangan situasi saat ini di Ukraina. Selain itu, ada berbagai permintaan bantuan persenjataan dari Indonesia," jelasnya dalam media sosial Instagram.
Baca Juga:Hancur Lebur! Ketika Sekjen PBB Hadir, Ibu Kota Ukraina Di Bombardir Rudal RusiaJokowi menegaskan kepada Zelensky bahwa konstitusi dan prinsip politik luar negeri Indonesia melarang pemberian bantuan persenjataan kepada negara lain. Namun ia menyatakan kepada Zelensky perihal kesiapan Indonesia untuk memberikan bantuan kemanusiaan seraya berharap agar perang segera berakhir dan solusi damai melalui perundingan dapat dikedepankan. Seperti dikutip dari Okezone, Sabtu (30/04/2022)."Saya mengundang Presiden Zelenskyy untuk hadir dalam KTT G20," jelasnya."Tadi malam, Kamis 28 April, saya juga melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Presiden Putin juga memberikan update mengenai situasi di Ukraina, termasuk proses negosiasi yang terus berlangsung antara Rusia dan Ukraina," ungkapnya."Saya kembali tekankan pentingnya perang segera diakhiri dengan damai dan Indonesia siap berkontribusi untuk upaya damai tersebut. Presiden Putin juga menyatakan kesediaan untuk menghadiri undangan KTT G20, ungkapnya.