Matatelinga - Jakarta, Tanpa persetujuan Ketum Golkar Aburizal Bakrie, keinginan menggelar Munas tahun 2014, mustahil dilaksanakan. Wakil Sekjen Partai Golkar Lalu Mara Satria Wangsa menegaskan pelaksanaan Munas tetap dilakukan tahun 2015."Pelaksanaan Munas harus diteken ketum dan sekjen. Jadi kalau Pak Aburizal dan dan Idrus Marham tidak meneken, ya mustahil," kata Lalu Mara dalam pesan singkatnya, Kamis (31/7/2014) malam.Lalu Mara menyebut keinginan mempercepat pelaksanaan Munas hanya disuarakan segelintir kader. Padahal anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) Golkar sudah mengatur tata pelaksanaan Munas."Semuanya sesuai aturan partai. Tidak bisa asal mendorong Munas yang menabrak aturan," sambung dia. Menurutnya, Munas akan tetap digelar tahun 2015 sesuai keputusan Munas tahun 2009 di Pekanbaru. Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas gugatan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, tidak mempengaruhi jadwal pelaksanaan Munas."Apapun keputusan MK, baik memenangkan gugatan pasangan Prabowo-Hatta dan atau pasangan Jokowi-JK tidak ada kaitan dengan Munas Golkar," tegasnya. DPD tingkat I Golkar sebut Lalu Mara. tetap menghendaki pelaksanaan Munas dilakukan tahun 2015 sesuai rekomendasi Munas pada tahun 2009. "Ini tertuang dalam surat DPD I ke DPP Golkar," ujarnya.(Mt/Dtc)