MATATELINGA, Jakarta - Terkait kasus polisi tembak polis terungkap sebelum menginstruksikan penembakan. Melalui rekonstruksi pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J terungkap apa yang dikatakan Ferdy Sambo. Hal itu dapat dilihat dari video animasi yang dirilis Mabes Polri.Perlu untuk diketahui, Sambo, Bharada E, Yosua, Ricky, dan Kuat berkumpul di ruang tengah dekat meja makan. Di lokasi tersebut, Sambo tampak memarahi Brigadir Yosua."Kamu tega sekali sama saya, kamu kurang ajar sekali sama saya," kata Sambo seperti dalam video animasi tersebut.
Baca Juga:Edy Rahmayadi Sebut Produksi Cabai Sumut SurplusDalam animasi tersebut mulanya terlihat bahwa mobil yang ditumpangi Putri Candrawathi, Bripka Ricky Rizal, Bharada Richard Eliezer, Kuat Ma'ruf, dan Yosua tiba di rumah dinas Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan, pukul 17.06 Wib. Mereka lalu masuk ke dalam rumah. Seperti dikutip dari Okezone, Kamis (01/09/2022).Putri langsung menuju kamar dengan diantar Kuat Ma'ruf. Sedangkan Bharada E naik ke lantai 2. Kuat juga naik ke lantai 2 rumah dinas dengan menggunakan tangga yang berbeda.Sementara itu, Ricky menunggu di garasi. Adapun, Brigadir Yosua menuju area taman rumah dinas.[br]Tak lama berselang, mobil yang membawa Sambo tiba. Saat turun, Sambo sudah mengenakan sarung tangan hitam dan membawa pistol. Pistol yang dibawa pun sempat terjatuh dan diambil kembali.Sambo lalu memanggil Bharada E turun, termasuk meminta Kuat memanggil Yosua dan masuk ke dalam rumah bersama Ricky.