Matatelinga - Jakarta, Segenap Prajurit dan PNS TNI di lingkungan Mabes TNI melaksanakan UpacaraPeringatan HUT ke-69 Republik Indonesia dengan Inspektur Upacara (Irup)Askomlek Panglima TNI Marsda TNI Bambang Agus Margono, S.E. Upacaradimulai tepat pukul 07.00 WIB, bertempat di Lapangan Upacara Gd. B-3 Mabes TNICilangkap Jakarta Timur, Minggu (17/8/2014). Bertindak selaku KomandanUpacara adalah Kolonel Lek Trusta Yuniarta yang sehari-hari menjabat sebagaiPaban IV/Pernika Skomlek TNI. Dalam amanatnya Kasum TNILaksdya Ade Supandi, S.E., yang dibacakan olehIrup mengatakan bahwa peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesiatanggal 17 Agustus 2014 kita jadikan momentum awal restorasi nilai-nilai perjuangan bangsa, khususnya dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila,UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI yang telah kita sepakati sebagaikonsensus dasar bangsa Indonesia. Restorasi nilai-nilai perjuangantersebut sangat dibutuhkan dalam rangka penguatan jati diri bangsa ditengah hiruk pikuk kehidupan global dengan segala implikasi yang dibawanya,khususnya terkait dengan munculnya fenomena idiologi baru seperti ideologi IslamicState of Irak and Syiria - ISIS, yang berimplikasi terhadap kehidupanberagama dan sosial masyarakat serta demokrasi di Indonesia yang telahdibangun dengan baik. Restorasi tersebut untuk memperkuatjati diri prajurit TNI sebagai prajurit pejuang, prajurit rakyat,prajurit nasional dan prajurit profesional yang berlandaskan Sapta Marga,Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI. Penguatan nilai kebangsaan dan jati diriprajurit TNI dan jati diri Panca Prasetya Korpri PNS TNI yang merupakan bagiandari pembangunan kekuatan TNI, sekaligus menjadi modal pokok dalam membinakebersamaan TNI-rakyat termasuk bagian dari mewujudkan zona integritas bebaskorupsi dilingkungan TNI. Diakhir amanatnya Kasum TNIberharap kepada seluruh unsur pimpinan satuan di jajaran Mabes TNI untukmeningkatkan pembinaan mental keprajuritan kepada semua strata kepangkatan dansatuan termasuk pembinaan mental keluarga prajurit dan PNS TNI sebagaibagian upaya mencegahpengaruh negatif idiologi baru yang bertentangan dengan Pancasila sekaligussebagai upaya dalam menjaga moral dan etika serta upaya mencegah penyimpanganprilaku terhadap setiap kesempatan, jabatan dan kondisi yang terjadi. TNIsebagai garda terdepan dan sekaligus sebagai benteng terakhir bangsa harus senantiasamengedepankan kepentingan masyarakat dan bangsa. Sekecil apapun peran dantugas prajurit dan PNS TNI merupakan penentukeberhasilan pelaksanaan tugas yang diembankan negara kepadaTNI. (Mt)