Paska Gempa Tektonik 6,8 Magnitudo, Bengkulu Digoyang 7 Kali Gempa Susulan

Redaksi - Sabtu, 19 November 2022 09:35 WIB
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA, Bengkulu : Bencana alam gempa bumi kerap sekali terjadi di tanah air. Dan kali ini bencana alam gempa bumi mengguncang wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, pada Jum'at (18/11/2022), pukul 20.37.06 Wib, wilayah Bengkulu, terjadi sebanyak 7 kali gempa susulan. Paska gempa tektonik dengan 6,8 Magnitudo.

Gempa tersebut, kata Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Ahli Muda Stasiun Geofisika Kepahiang Provinsi Bengkulu, Sabar Ardiansyah, merupakan rangkaian gempa utama M=6,8. Gempa susulan tidak berpotensi tsunami.

"Sejak gempa utama, sudah terjadi 7 kali gempa susulan," kata Sabar, seperti dikutip dari Okezone, Sabtu (19/11/2022).

Baca Juga:Gubsu, Ketua DPRD dan Wakapoldasu Lepas Kontingen PWI Sumut ke Porwanas

Kepada masyarakat, imbau Sabar, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Lalu, agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," imbau Sabar.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah mengatakan, pihaknya belum ada menerima laporan kerusakan bangunan.

Baik bangunan sarana pendidikan, kesehatan, perkantoran maupun pemukiman penduduk di wilayah pulau terluar Provinsi Bengkulu tersebut. Masyarakat di Pulau Enggano tidak panik dan tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasanya.

"Belum ada laporan kerusakan. Nanti kita update jika ada laporan. Warga tidak ada yang panik. Masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa," kata Khristian, Jum'at (18/11/2022), malam.

Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas 7 gempa bumi susulan (aftershock) dengan Magnitudo terbesar M=5,6.

Gempa susulan pertama dengan M=4.7, terjadi pada pukul 20:59:08 Wib, berlokasi 4.51 LS - 100.72 BT, atau berjarak 195 km Barat Laut, Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, pada kedalaman 57 Km.

[br]

Gempa susulan kedua, bermagnitudo (M=) 5.6, pada pukul 21:07:00 Wib, berlokasi 4.59 LS, 100.50 BT atau berjarak 213 km, Barat Laut, Pulau Enggano, pada kedalaman 10 Km.

Lalu, gempa susulan ketiga terjadi dengan M=4.4, pada pukul 21:18:07 Wib, berlokasi 4.33 LS - 100.65 BT atau berjarak 198 km Barat Daya, Kabupaten Bengkulu Utara, pada kedalaman 10 Km.

Gempa keempat , bermagnitudo 4.3, pukul 21:24:28 Wib, berlokasi 4.44 LS - 100.68 BT atau berjarak 202 km Barat Daya, Kabupaten Bengkulu Utara, dengan kedalaman 10 Km.

Gempa susulan kelima bermagnitudo, 4.4, pada pukul 21:29:09 Wib, berlokasi di 4.61 LS - 100.23 BT atau berjarak 240 km Barat Laut, Pulau Enggano, pada kedalaman 45 Km.

Selanjutnya, gempa susulan keenam, M=4.1, pukul 21:37:46 Wib, berlokasi 4.43 LS - 100.68 BT atau berjarak 201 km Barat Daya, Kabupaten Bengkulu Utara, pada kedalaman 37 Km.

Gempa susulan ketujuh, dengan M=3.9, terjadi pada pukul 22:13:36 Wib, berlokasi di 4.65 LS - 100.75 BT atau 185 km Barat Laut, Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, kedalaman 13 Km.

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Nasional

15 Tahun Matatelinga : Sampai Hari Ini Kami Masih Setia Menjadi Penyampai Informasi Aktual dan Terpercaya

Nasional

Puspsi TNI Berikan Trauma Healing bagi Anak Penyintas Gempa Bumi NTT

Nasional

Irjen TNI Berikan Briefing kepada Pati Mabes TNI Bahas Berbagai Isu Terkini

Nasional

Sebanyak 8.126 Personel TNI Dikerahkan dan 1.011,756 Ton Bantuan Disalurkan, Gempa NTT

Nasional

TNI Kerahkan 8.122 Personel dan Salurkan 913,898 Ton Bantuan

Nasional

Layanan Transportasi dan Menyebabkan Sejumlah Orang Luka Luka