Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
100 Ribu Siswa dari 12 Suku Shincheonji Diwisuda

100 Ribu Siswa dari 12 Suku Shincheonji Diwisuda

- Kamis, 24 November 2022 23:30 WIB
Mtc/ist
100 Ribu Siswa dari 12 Suku Shincheonji Diwisuda, Minggu (20/11/2022
MATATELINGA : Center Misi Kristen Sion, sebuah lembaga pendidikan Alkitab dari Gereja Yesus Shincheonji telah mengadakan upacara wisuda angkatan 113 dari Center Misi Kristen Sion di Stadion Daegu pada Minggu (20/11/2022). Sebanyak 106.186 orang telah diwisuda, menjadikannya sebagai lembaga pendidikan teologi terbesar di dunia.

Jumlah orang yang berpartisipasi dalam upacara wisuda di Korea dibatasi hingga 80.000 orang demi alasan keamanan. Total sekitar 300.000 orang (daring atau luring) berpartisipasi dalam upacara wisuda melalui siaran langsung YouTube dalam sembilan bahasa.

Acara terdiri dari upacara pembukaan dan penutupan, pertunjukan khusus, pembagian sertifikat dan pidato peringatan dari Ketua Sinode Man-Hee Lee.

Baca Juga:Polda Sumut Mutasi Seratusan Pamen dan Pama

Sejumlah 522 pendeta termasuk 37 pendeta di Korea dan 485 pendeta luar negeri dari wisudawan angkatan 113 telah diwisuda.

Peningkatan jumlah pendeta dan murid seminari yang ikut mengambil bagian dalam upacara ini disebabkan oleh pendidikan daring tingkat dasar, tingkat menengah dan tingkat atas (Kitab Wahyu) yang ditawarkan melalui Youtube selama pandemi COVID-19. Kedua perwakilan wisudawan yang membagikan kesaksian mereka pada hari ini juga adalah para pendeta.

Bapak Jung-wook Heo sebagai perwakilan dari wisudawan Korea yang membagikan kesaksian pada upacara wisuda adalah seorang pendeta yang saat ini yang telah menjadi pendeta selama satu dekade. Setelah 20 tahun pelayanan, dia berkata, "Saya hanya belajar teologi tradisional di seminari, tetapi saya tidak tahu banyak tentang Kitab Wahyu.

"Saya hanya mengajarkan firman-firman yang mudah untuk disampaikan kepada para anggota jemaat saya tetapi tidak kepada firman yang sulit. Saya bertobat karena saya adalah seorang pendosa yang telah menambahkan dan mengurangkan dari firman Tuhan.

[br]

Saya meletakkan semua kepemilikan saya dan datang kepada kebenaran. Saya telah mempelajari teologi sejati yang membawa saya ke sorga dan bukan ajaran-ajaran dari manusia. Saya berterima kasih kepada Allah karena memberikan saya kesempatan untuk hidup", ujarnya.

Bapak D. Jackson sebagai perwakilan wisudawan luar negeri juga adalah seorang pendeta dari India yang mengubah nama seminari menjadi Hepto Zion Christian Mission Center setelah dia menandatangani MOU dengan Shincheonji dan menerima kelas Alkitab online di Gereja Shincheonji pada bulan Oktober tahun lalu.

Saat ini ada sebanyak 294 anggota gereja, termasuk para pendeta yang bertanggung jawab atas kedua gereja yang telah menyelesaikan seluruh pendidikan di Center Misi Kristen Sion dan terdaftar sebagai wisudawan angkatan 113.

Sebagai informasi, pada tahun 2019, center misi telah meluluskan 103.764 siswa. Walaupun terjadi pandemi, sekitar 20.000 siswa lulus pada tahun 2020 dan 2021.

Editor
: Rizky

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Irjen TNI Berikan Briefing kepada Pati Mabes TNI Bahas Berbagai Isu Terkini

Nasional

Jangan Lewatkan Pertandingan Arsenal vs Manchester City di Community Shield

Nasional

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Nasional

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Nasional

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Nasional

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari