MATATELINGA, Jambi:Setelah menjalani perawatan yang mengalami kecelakaan helikopter di Bukit Tamiai, Kerinci, Jambi, sebagian rombongan Kapolda Jambi sudah pulang dari Rumah Sakit Bhayangkara Jambi.Masing masing rombongan Kaplda yang sudah pulang yakni Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta Yudhistira, Direktur Polairud Polda Jambi Kombes Pol Michael Mumbunan, Koorspripim Kompol Ayani, dan mekanik helikopter Aipda Susilo.
BACA JUGA:Kapolri Beri Apresiasi Langsung ke TNI yang 'Berputar' dan Tim Gabungan Evakuasi Kapolda JambiHal tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Jambi dengan menyebutkan Senin (27/2/2023) "dari enam orang yang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Jambi, empat sudah pulang ke rumah, kemarin. Keempatnya pulang di hari yang sama".Terpisah, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jambi, Kombes Yandiko mengatakan kondisi para korban itu sudah cukup baik sehingga bisa pulang. Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta Yudhistira yang sebelumnya mengalami cidera pada bagian kaki, kini kondisi tidak mengkhawatirkan lagi.[br]"Kalau yang pulang itu, kondisinya sudah bagus. Ya, ada cedera sebelumnya. Tetapi, sekarang sudah bagus," sebutnya.Sedangkan yang masih harus dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Jambi, yakni pilot bernama AKP Ali Nurdin S Harahap dan ko-pilot AKP Amos P Sitompul. Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono dan ajudan Briptu Aditya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur."Yang di Jambi tinggal dua orang. Pilot dan ko-pilot. Kondisinya masih harus ada penanganan lagi. Tetapi, sudah lebih baik dari sebelumnya," ujar Yandiko."Yang dirawat di Jakarta, keadaannya sudah membaik," ungkapnya.Rombongan Kapolda Jambi sebelumnya terjebak di Bukit Tamiai pasca pendaratan darurat atau kecelakaan helikopter, Minggu (19/2/2023). Walau selamat, mereka terjebak di tengah hutan dengan keadaan luka-luka dan cedera.Bantuan logistik baru diterima mereka pada keesokan harinya, Senin (20/2) pagi, yang diturunkan melalui helikopter. Beberapa jam kemudian, tim SAR gabungan yang melalui jalur darat bertemu rombongan Kapolda Jambi dan melakukan penanganan medis pertama.Rombongan Kapolda Jambi tidak bisa langsung dievakuasi melalui jalur udara karena cuaca yang berkabut tebal. Sedangkan melalui jalur darat tidak memungkinkan lantaran kondisi di area itu merupakan perbukitan dengan pohon yang lebat, dikutip dari CNN.