MATATELINGA, Kendari: Sejumlah sekolah di daerah mulai membentengi siswa mereka dengan cara membuat aksi bullying atau perundungan yang semakin marak. Salah satunya dilakukan oleh SDN 81 Kendari.Guru memberikan edukasi dan sosialisasi kepada siswa dengan berbagai cara unik dan tidak membosankan. Cara pencegahan dilakukan dengan cara melakukan ice breaking atau mencairkan suasana belajar dengan cara kreatif.Kepala SDN 81 Kendari, Erniwaty mengatakan sebelum melaksanakan pembelajaran di kelas, guru rutin memberikan ice breaking atau mencairkan suasana sebelum memulai pelajaran.BACA JUGA:
Diskominfo Sumut dan Kejari Medan Ulas Penyebaran Informasi Publik di BPDAS Wampu Sei UlarIce breaking itu seperti menyanyikan yel-yel anti-bullying secara bersama-sama hingga melaksanakan pembelajaran yang nyaman di ruang kelas tanpa adanya sekat pembatas meja dan kursi.[br]"Dengan begitu anak-anak bisa saling menghargai sesama temannya," kata kepala sekolah, dikutip Rabu (25/10/2023).SDN 81 Kendari juga melibatkan semua pihak seperti guru, siswa, orangtua dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman sehingga dapat meningkatkan rasa persaudaraan antar sesama siswa. Orangtua siswa juga mendukung program ini."Perundungan atau bullying harus dapat dicegah lebih dini di lingkungan sekolah sebab dampaknya akan mempengaruhi kesehatan mental baik korban maupun pelaku," ungkapnya.