MATATELINGA, Surabaya: Penyimpanan bahan peledak di Gudang Mako Detasemen Gegana Brimob Polda Jawa Timur Jalan Gresik Surabaya meledak, mengakibat sepuluh orang anggota Brimob menjdi korban.Dimana, saat itu anggota Brimob yang saat itu sedang melakukan latihan teori di salah satu ruang Brimob, yang lokasinya berdekatan dengan gudang penyimpanan bahan peledak.Tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Namun, korban luka ada 10 orang semuanya anggota Brimob.BACA JUGA:
Brimob Polda Sumut Lumpuhkan 8 Drone Liar di Event F1 Powerboat 2024Rata-rata, mereka mengalami luka akibat serpihan kaca akibat ledakan gudang penyimpanan bahan peledak.Hal tersebut ditegaskan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto, Selasa (05/3/2024).BACA JUGA:
Polda Sumut Kawal dan Amankan Distribusi Logistik F1 PowerboatDijelaskan Imam, bahwa saat terjadi ledakan, para korban sedang melaksanakan latihan teori di salah satu ruang gedung Brimob. Hingga kini, 10 korban masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur.Kapolda menambahkan, bahwa yang meledak bukan mortir zaman Belanda, melainkan bahan peledak low eksplosif atau bahan yang biasa dipakai bom ikan, dikutip dari Okezone