MATATELINGA, Jakarta: Gempa susulan yang terjadi pascagempa utama dengan kekuatan M6,0 yang mengguncang Tuban, Jawa Timur, lebih kurang delapan kali, hal tersebu dikatakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)."Hingga pukul 13.10 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 8 kali aktivitas gempabumi susulan (aftershock ) dengan magnitudo terbesar M5,3 dan terkecil M3,2," dalam keterangannya, Jumat (22/3/2024).Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan aktivitas gempa susulan dengan kekuatan terbesar M5,3 dan terkecil M3,2.BACA JUGA:
Gempa Menguncang Enggano, BengkuluLanjut Daryono, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di laut Jawa."Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip)," akunya.BACA JUGA:
Gawat !!! Pemkot Tanjung Balai Lantik ASN Jelang MagribDaryono pun mengimbau masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa."Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,"ungkappnya.