Matatelinga - Jakarta, Sebagai jalan tengah atas konflik yang terjadi di tubuh partai berlambang Kakbah,Majelis Syariah PPP dikabarkan akan menggelar Muktamar Luar Biasa pada Minggu(19/10/2014).Ini berdasarkan informasi yang diterima oleh Ketua DPC PPP Solo Arif Sahudi bahwa muktamar digelar setelah sesepuh PPP KH Maimun Zubair tiba di tanah air. "Kami belum tahu apa materi yang akan digelar saat Muktamar Majelis Syariah nanti. Apakah pemilihan ketua baru atau islah. Kami belum tahu," ungkap Arif kepada Okezone, di Solo, Jawa Tengah, Kamis (16/10/2014).Arief mengaku, pihaknya memutuskan untuk tidak menghadiri muktamar yang digelar kubu Romy Cs di Hotel Empire, Jalan Embong Malang, Surabaya, Jawa Timur. "Kami tidak akan hadir dalam Muktamar tersebut, karena Muktamar itu ilegal. Dan kami tunduk akan aturan partai karena yang diputuskan Mahkamah Partai," tegasnya.Sebelumnya, Maimun Zubair mengeluarkan sejumlah fatwa menyikapi kisruh antara Suryadharma Ali dan Romy.Fatwa tersebut menyatakan kewajiban islah (damai) antara kubu yang beritikai, utamanya antar Ketum DPP PPP, SDA dan Sekjen Romi.Maimun menambahkan, islah berarti kembali pada asal semula, bahwa SDA adalah Ketum dan Romi adalah Sekjen. Islah juga berarti bahwa tidak ada pemecatan, pemberhentian, atau rolling kepengurusan dari pihak-pihak yang bertikai.Semua jajaran partai harus mengedepankan kerja sama. Tidak boleh berjalan sendiri-sendiri dan meninggalkan kebersamaan. Terakhir langkah-langkah strategis harus dikonsultasikan dengan Majelis Syariah, Majelis Pertimbangan dan Majelis Pakar.(Mt/Koko)