Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
MAKI Terkejut Dengan Hasil Survei Citra Aparat Penegak Hukum

MAKI Terkejut Dengan Hasil Survei Citra Aparat Penegak Hukum

- Senin, 27 Januari 2025 18:19 WIB
Matatelinga/Istimewa
Ketua Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman

MATATELINGA, Jakarta : Ketua Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman melihat terdapat Anomali Persepsi Masyarakat Atas Hasil Survei Litbang Kompas soal citra baik 3 Penegak Hukum :1. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) naik signifikan dari 60,9 persen pada September 2024 menjadi 72,6 persen di Januari 2025.2. Kejaksaan Agung (Kejagung) Citra positifnya mencapai 70 persen.3. Polri berada di posisi terakhir dengan 65,7 persen.Membandingkan prestasi 3 lembaga tersebut terdapat anomali jika berdasar prestasi antara lain :1. Kejagung jarang OTT, namun sekali sabet OTT Ricar Zarof mantan pejabat Mahkamah Agung dapat uang Rp. 1 Trilyun dan merambah minimal 4 Hakim terkait bebasnya Ronald Tanur. Sisi lain perkara-perkara besar non proyek dan suap telah dituntaskan misal perkara Timah, Asabri, Jiwasraya, Perkebunan dll.

2. Polri mengamankan dan sukses kawal Pemilu termasuk Pilkada Serentak dan respon cepat atas perkara-perkara viral di masyarakat.3. KPK masih berkutat kontroversi lama, Pimpinan baru belum lama dilantik dan belum menunjukkan prestasi ungkap kasus besar, OTT level kecil dan masih berkutat perkara baku yaitu perkara suap dan perkara perdagangan pengaruh dalam pengadaan/proyek , perijinan dan promosi jabatan. Masyarakat menilai KPK naik citra nampaknya melihat upaya KPK dalam usaha menuntaskan perkara buron Harun Masiku dengan menetapkan Tersangka atas Hasto Kristiyanto.Masyarakat belum melihat kegagalan KPK dalam melakukan tugasnya dalam bidang Pencegahan Korupsi karena masih banyaknya kebocoran anggaran negara. KPK juga masih gagal dalam tugasnya melakukan supervisi karena nyatanya lembaga lain berprestasi bukan atas dorongan koordinasi dari KPK.

MAKI benar-benar merasa terkejut, aneh dan terperanjat serta bingung atas penilaian masyarakat yang belum melihat prestasi secara menyeluruh dari lembaga penegak hukum.MAKI telah lama mengawasi, mengawal dan bahkan melakukan gugatan Praperadilan atas perkara mangkrak di 3 lembaga hukum. MAKI merasakan jika menggugat KPK atas perkara-perkara mangkrak maka responnya lemot dan terkesan tidak peduli misal kasus Century. Sisi lain Kejagung tanpa harus digugat telah melakukan teroboson-terobosan yang menggetarkan karena menangani korupsi dengan kerugian besar ratusan trilyun dan puluhan trilyun yang disita untuk mengembalikan kerugian negara.

Masyarakat harus dicerdaskan dengan sosialiasi yang masif sehingga akan lebih obyektif dalam memberikan penilaian terhadap citra penegak hukum.Apapun hasil survei, semua lembaga penegak hukum tidak boleh kendor semangat dan justru memacu prestasi yang lebih hebat. Masyarakat perlu diyakinkan dengan prestasi hebat yang berkesinambungan.MAKI prinsip tetap menghormati hasil survey Litbang Kompas sebagai sarana untuk memperbaiki kerja-kerja lembaga penegak hukum lebih berprestasi kedepannya.

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Liburan Makin Aman,, Sat Pam Obvit Laksanakan Patroli

Nasional

Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang Ucapkan Dirgahayu ke-61 Yonif 122/Tombak Sakti: ‘Semakin Prima dan Dicintai Rakyat

Nasional

Pelindo Regional 1, Inisiasi Program Difabel untuk Semakin Berdaya

Nasional

Sinergitas TNI-Polri Makin Solid, Kapolsek Tanah Jawa Hadiri Syukuran Kenaikan Pangkat 11 Personel Koramil

Nasional

BTN Makin Unggul, Salurkan KPR Subsidi FLPP Dibandingkan Bank Himbara Lainnya

Nasional

Perumda Tirtanadi Makin Permudah Pelanggan Bayar Tagihan Air Melalui Bank dan Virtual Account