MATATELINGA, Ciamis : Beras yang diserap Bulog dari masyarakat akan kembali ke masyarakat. Untuk memastikan gabah yang dibeli oleh Bulog dari petani di Ciamis benar-benar sudah sesuai standar dan mutu, Pimpinan Cabang Bulog Ciamis, Dadan Irawan menyampaikan bahwa Bulog yang mendapat penugasan untuk menyerap gabah dari petani langsung dengan harga Rp6500 dengan berbagai kualitas.
"Artinya kami memang harus membantu petani agar jangan sampai harga ini jatuh, kita ingin membantu petani dan menjalin kerjasama terutama dalam pengolahan gabahnya. Gabah ini kita olah menjadi standar medium sehingga nanti berasnya juga standar medium sesuai dengan yang ditugaskan," paparnya.
Lantas, apa upaya yang dilakukan Bulog apabila petani melakukan pemanenan terhadap tanaman padinya yang masih hijau atau masih belum waktunya dipanen?
Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi hal seperti ini, lanjut Dadan Irawan, Bulog melakukan sosialisasi dan himbauan kepada petani agar memanen hasil usaha taninya sesuai dengan aturan. Artinya, petani melakukan panen setelah padi sudah dianggap layak panen.
Baca Juga: Kapolres Pematangsiantar Tanam Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 "Karena, gabah yang kita beli dari petani kita olah lagi menjadi beras yang standar untuk masyarakat," katanya.
Untuk mendorong petani menjalankan usaha taninya sesuai dengan standar, menurut Dadan Irawan Bulog juga bekerjasama dengan TNI termasuk dengan Babinsa dalam melakukan sosialisasi kepada petani agar memanen padinya sesuai standar.
"Himbauan yang dilakukan agar petani benar-benar memastikan waktu panen sesuai aturan dan tidak melakukan pemanenan pada saat padinya masih hijau atau belum waktunya dipanen," tegasnya.