MATATELINGA,Jakarta: Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Anti Narkoba Dan Zat Adiktif Nasional (DPP GARNIZUN) H. Ardiansyah Saragih, SH,.MH memberi apresiasi kepada Mabes Polri atas keberhasilan mengungkap serta memusnahkan barang bukti kejahatan narkoba seberat 214,84 ton dengan nilai yang sangat fantastis mencapai Rp. 29,37 triliun.
Dalam kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba tersebut yang dilaksanakan di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025) turut hadir Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto beserta dengan jajaran Menteri Kabinet Merah Putih. Tampak Presiden Prabowo sempat mengecek barang bukti narkoba didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelum barang bukti tersebut dimusnahkan.
Baca Juga: Dugaan Korupsi di Pemkab Simalungun Ditangani, OPD Serahkan Kuasa ke Kejaksaan Negeri "Kami memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta dengan seluruh jajaran yang telah berhasil meng
ungkap serta melakukan pemusnahan terhadap barang bukti narkoba seberat 218 ton dengan nilai yang sangat fantastis lebih kurang 29 trili
un rupiah," ucap H. Ardiansyah Saragih, SH,.MH dalam keterangan resminya kepada media, Kamis (30/10/2025).
H. Ardiansyah Saragih menambahkan bahwa keberhasilan pengungkapan hingga pemusnahan barang bukti narkoba yang dilaksanakan oleh Mabes Polri adalah bukti nyata bahwa Polri serius dalam perang melawan penyalahgunaan narkoba serta keseriusan dalam menyelematkan generasi muda negeri ini dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
"Keberhasilan pengungkapan kasus narkoba dengan jumlah serta nilai yang sangat fantastis kali ini merupakan sebuah upaya yang bukan hanya diliat dari berapa tonase atau nilainya akan tetapi keberhasilan pengungkapan kasus narkoba ini, Mabes Polri telah berhasil menyelamatkan jutaan nyawa dan masa depan generasi muda kita," ungkapnya.