MATATELINGA, Jakarta : Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta Pusat, memberi perhatian besar pada pembinaan dan peningkatan keterampilan para warga binaannya.
Salahsatu program unggulan yang digagas oleh pihak Rutan adalah pelatihan kemandirian di bidang otomotif, yang bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan agar dapat mandiri setelah menjalani masa hukuman.
Kepala Rutan Salemba, Wahyu Trah Utomo, mengungkapkan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan potensi dan keterampilan warga binaan, khususnya di bidang restorasi kendaraan bermotor.
"Selain menggelar program pendidikan paket ABC, kami juga menjalankan program kemandirian di bidang otomotif," ujar Wahyu dalam wawancara eksklusif di program Bincang Tipis-Tipis yang disiarkan di akun Erman Tale Daulay.
Baca Juga: Gaikindo Serahkan Nasib Industri Otomotif ke Pemerintah, Ini Jawaban Menteri Koordinator Bidang Perekonomian "Di sini, warga binaan tidak hanya diajarkan cara memperbaiki motor yang rusak, tetapi juga merakit motor dari nol. Mereka dilatih untuk bisa mengembalikan kendaraan yang usang menjadi seperti baru," lanjutnya.
Lebih lanjut, Wahyu menjelaskan bahwa hasil dari program restorasi kendaraan ini sudah membuahkan prestasi, dimana beberapa motor yang telah direstorasi oleh warga binaan bahkan berhasil memenangkan kontes restorasi motor.
"Kami berhasil meraih Best Suzuki di kontes restorasi yang diadakan di Cikarang pada Februari 2025. Ini merupakan bukti nyata bahwa keterampilan yang diajarkan di sini sangat berkualitas," katanya seraya memotivasi warga binaan untuk lebih giat lagi meningkatkan keterampilan.