MATATELINGA, Jateng: Hingga akhir tahun 2025, total 1.882 warga binaan atau narapidana telah dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan (lapas) berisiko tinggi dengan pengamanan maksimum maupun super maksimum di Nusakambangan, Jawa Tengah, hal tersebut dikatakan Mashudi Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Minggu (28/12/2025)
Pemindahan tersebut sebut Mashudi, salah satunya bertujuan menihilkan gangguan keamanan dan ketertiban. Langkah itu juga disebut sebagai wujud penerapan pembinaan dan pengamanan sesuai dengan tingkat risiko warga binaan.
Baca Juga: Rutan Kelas I Medan Rayakan Natal Bersama Warga Binaan, Perkuat Iman dan Kebersamaan "Sampai menjelang tutup tahun ini, total sudah 1.882 warga binaan high risk seluruh Indonesia kami pindahkan ke Nusakambangan. Kami berharap upaya ini dapat berdampak besar dalam peningkatan keamanan dan ketertiban di lapas dan rutan, khususnya zero narkotika dan handphone seperti yang selalu diingatkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto,"sebutnya.