Matatelinga, Ratusan warga Desa Glagah, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonprogo, Jawa Tengah, melakukan demonstrasi di depan Balai Desa Glagah menolak pembangunan Bandar Udara Kulonprogo.Dalam aksi ini, warga membawa beberapa pocong dan keranda sebagai simbol matinya hati nurani dari pejabat yang tetap ingin melakukan pembangunan bandara.“Kami ingin tunjukkan ke Angkasa Pura ataupun pemerintah kalau warga masih menolak,” ujar salah satu warga bernama Martono, Senin (22/12/2014).Pocong dan keranda yang dibawa merupakan simbol perlawanan terakhir dari warga. Penolakan yang dilakukan tidak pernah digubris. Bahkan, beberapa warga diduga dikriminalisasi dan dijadikan tersangka dalam aksi demo penolakan.“Kami komitmen tidak akan hadir dalam konsultasi publik dan akan tetap menolak bandara,” jelasnya.Sementara di dalam Balai Desa Glagah dilakukan konsultasi publik. Acara sendiri berlangsung lancar dengan pengamanan ketat dari petugas kepolisian dan TNI.“Itu kan hak mereka. Mestinya penolakan itu disampaikan tertulis dan tim akan mengkaji,” ujar Assek II Kulonprogo Triyono yang juga anggota tim persiapan pembangunan Bandara Kulonprogo.(Fit)