JAKARTA (Matatelinga), Menjelang perayaan Tahun Baru 2015, terompet dan petasan banyak diburu masyarakat, khususnya Ibu Kota Jakarta. Tingginya permintaan terhadap dua barang tersebut dimanfaatkan sejumlah pedagang untuk meraup keuntungan yang sangat besar.Pedagang musiman di Pasar Blok A, Maman (49) , memanfaatkan momen pergantian tahun dengan menaikan harga petasan dan terompet. Setiap tahunnya, ia menaikkan harga sebesar Rp1000-Rp2000."Untungnya sedikit. Karena semua harga kebutuhan naik, jadi wajar saya naikin sedikit harganya," kata pedagang asal Cirebon itu kepada Matatelinga saat ditemui di Pasar Blok A, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (26/12/2014).Sedikitnya 150 terompet ia produksi sendiri. Untuk petasan, Maman mengambil dari para produsen di Cirebon. "Karena memang di sana yang buat, bagus-bagus petasannya. Kalau saya buat terompetnya saja, cari bahan sendiri," jelasnya.Untuk sebuah petasan jenis kembang api dibanderol dengan harga Rp12.000. Sementara harga normalnya hanya Rp10.000. Begitu pula harga terompet yang dibanderol dari harga Rp5.000-Rp15.000.“Itu sudah saya naikin Rp2. 000 dari hari biasa,” ungkapnya.(Fit)