MATATELINGA - Pontianak : Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dr. Emilwan Ridwan melantik Wakajati, Asbin dan Aspidum di Aula Baharuddin Lopa Lantai 4 Kejati Kalbar Jalan Jend. Ahmad Yani, Pontianak, Selasa (5/4/2026).
Acara pelantikan, pengambilan sumpah dan serah terima jabatan dihadiri para Asisten,
Kajari, Koordinator, jajaran
Kejati Kalbar, IAD Wilayah Kalbar dan IAD Daerah.
Tiga pejabat yang dilantik adalah Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dari Erich Folanda, SH,MH kepada Laksmi Indriyah Rohmulyati, SH, LL.M yang sebelumnya menjabat sebagai Asbin Kejati DKI Jakarta.
Baca Juga: Jaksa Agung Lantik Kepala Kejaksaan Tinggi dan Pejabat Eselon II di Kejaksaan Agung Kemudian Asisten Bidang Tindak Pidana Umum (
Aspidum)
Kejati Kalbar dari Hadiyanto, SH,MH kepada
Sumanggar Siagian,SH,MH yang sebelumnya menjabat sebagai
Kajari Dharmasraya, dan Asisten Pembinaan dari Mangantar Siregar, SH kepada Eryana Ganda Nugraha,SH,M.Hum yang sebelumnya
Kajari Brebes.
Pelantikan ini merupakan bagian dari langkah strategis organisasi dalam memperkuat soliditas kelembagaan serta meningkatkan efektivitas kinerja penegakan hukum di wilayah Kalimantan Barat.
Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang sarat dengan tanggung jawab moral, profesional, dan nilai ibadah.
"Amanah jabatan harus dijalankan dengan integritas, dedikasi, dan totalitas. Ini bukan hanya tentang tugas, tetapi juga tentang kehormatan diri sebagai aparat penegak hukum," tegasnya.
Baca Juga: Kajari Kabupaten Gorontalo Olan Pasaribu Lantik Kasi Datun dan Kasubseksi Datun Kajati Kalbar juga menyoroti tantangan penegakan hukum di tengah era revolusi industri yang ditandai dengan pesatnya perkembangan digitalisasi dan kecerdasan artifisial. Menurutnya, aparatur Kejaksaan tidak boleh bersikap stagnan, melainkan harus adaptif, progresif, dan responsif terhadap dinamika hukum yang terus berkembang.
"Kita dituntut mampu membaca perubahan zaman, berani melakukan terobosan, namun tetap berpijak pada koridor hukum dan etika, baik di ruang digital maupun ruang publik," lanjutnya.
Ia menambahkan bahwa pelantikan ini harus dimaknai sebagai momentum strategis untuk memperkuat komitmen dalam menjaga marwah institusi serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Kejaksaan.
Lebih dari sekadar seremonial, rotasi jabatan ini merupakan penegasan bahwa setiap insan Adhyaksa dituntut untuk terus meningkatkan kualitas diri, profesionalitas, serta memberikan kinerja terbaik dalam menjalankan tugas penegakan hukum yang berkeadilan dan humanis.
Baca Juga: Jaga Kebugaran dan Dukung WFA, Kajari Poso Sapa Warga hingga Petugas Kebersihan Lewat Jalan Pagi Humanis Dengan dilantiknya pejabat baru pada posisi strategis tersebut,
Kejati Kalbar diharapkan semakin solid, responsif, dan mampu menjawab berbagai tantangan hukum yang berkembang di tengah masyarakat.