MATATELINGA, Pekanbaru :Kasus dugaan penggunaan dokumen pendidikan bermasalah yang menyeret nama Bupati Rokan Hilir, Bistamam, kini memicu "gempa" di level nasional. Setelah laporan terkatung-katung selama 344 hari tanpa kejelasan, sorotan tajam kini mengarah langsung kepada Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan.Pakar Hukum Internasional sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia, Prof. DR. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H., secara blak-blakan mendesak Presiden RI untuk segera turun tangan. Ia meminta pembentukan tim investigasi gabungan untuk membongkar dugaan manipulasi data tersebut."Negara tidak boleh kalah oleh permainan dokumen! Jika benar ada manipulasi demi politik kekuasaan, ini adalah kejahatan serius terhadap demokrasi dan kewibawaan hukum kita," tegas Prof. Sutan Nasomal di Jakarta, Kamis (7/5/2026).