MATATELINGA, Jakarta: Mantan Pangdam I/BB dan mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung ditetapkan tersangka terkait dugaan kasus korupsi penyimpangan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Lodewyk ditetapkan sebagai tersangka bersama dua petinggi BGN lainnya, yakni Dadan Hindayana dan Sony Sanjaya.
Ketiganya diduga melakukan intervensi terhadap verifikasi sejumlah Yayasan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Tak hanya mengintervensi, ketiga juga diduga terafiliasi dengan sejumlah SPPG.Informasi, Kejaksaan Agung menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan dua Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya, pada Rabu (3/6/2026), dikutip.Dadan, Lodewyk, dan Sony dikawal ketat oleh anggota TNI dan penyidik Kejagung. Ketiganya di bawa dengan menggunakan mobil tahanan yang berbeda.Lalu siapa Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung?Lodewyk merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1985 dari kecabangan infanteri. Selama berkarier di militer, ia dikenal sebagai perwira yang banyak mengemban jabatan strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat hingga Markas Besar TNI.Pria kelahiran 27 September 1960 itu berasal dari Paslaten, Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Sebelum memasuki masa purnatugas pada 2018 dengan pangkat Mayor Jenderal (Mayjen) TNI, Lodewyk terakhir menjabat sebagai Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI.Karier militernya terbilang panjang. Ia pernah dipercaya sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 203/Arya Kemuning, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0505/Jakarta Timur, hingga menjabat Komandan Resor Militer (Danrem) 142/Tatag.Lodewyk juga sempat menduduki sejumlah posisi penting, seperti Inspektur Kostrad, Kepala Staf Kodam VI/Mulawarman, Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 1/Kostrad, serta Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan pada periode 2015–2017.Puncak kariernya di lingkungan TNI ditandai dengan penunjukannya sebagai Asisten Operasi Panglima TNI pada 2017 sebelum akhirnya memasuki masa pensiun.
Baca Juga: Kejagung Tahan Kepala BGN