PANGKALAN BUN (Matatelinga), Pesawat AirAsia QZ8501 yang jatuh di perairan Kalimantan, diduga meledak sebelum jatuh. Hal tersebut berdasarkan puing-puing yang ditemukan Tim SAR di laut saat melakukan pencarian korban."Kita menduga pesawat itu pecah dan meledak sebelum jatuh ke perairan. Karena jarak antara korban yang satu dengan lainnya saat ditemukan jaraknya sangat jauh, yaitu sekira lima mil," kata Komandan Kapal Perang KRI Banda Aceh 593, Letkol Laut (P) Arief Budiman, kepada Wartawan, Rabu (31/12/2014).Dia menduga, pesawat meledak setelah menabrak awan kumulonimbus . Awan badai ini menjadi salah satu dugaan penyebab hilangnya kontak pesawat AirAsia QZ8501 dengan air traffic controller (ATC) pada Minggu 28 Desember, dalam rute penerbangan dari Surabaya, Jawa Timur menuju bandara Changi, Singapura."Kita juga menduga pesawat itu juga menabrak awan kumulonimbus," pungkasnya. (Fit/Okz)