MATATELINGA, Medan :Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah terus melakukan restrukturisasi dan perampingan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk meningkatkan efisiensi dan memastikan perusahaan negara memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang diikuti DPRD Kota Medan melalui rapat paripurna, Jumat (14/8/2026).
Sebelumnya, Prabowo menyebut jumlah BUMN yang saat itu lebih dari 1.000 perusahaan akan dipangkas hingga tersisa sekitar 250–300 perusahaan.
Baca Juga: Khidmat, Presiden RI Sampaikan Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di DPRD Medan "Dari seribu lebih BUMN, sekarang kita sudah tutup lebih dari 200. Nantinya kita akan bikin tinggal 300. Ujungnya nanti 250," kata Prabowo.