PANGKALAN BUN - Matatelinga, Wakil Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Alexander Shilin mengaku optimistis para penyelam handal yang tergabung dalam Tim SAR Rusia mampu menemukan black box atau kotak hitam pesawat AirAsia QZ 8501.Rasa percaya diri tinggi tersebut nampaknya cukup beralasan, mengingat teknologi canggih yang dimiliki pasukan negeri beruang merah itu."Kami optimistis bisa berhasil. Kami datang ke sini hanya untuk membantu kawan kami, Indonesia. Tim SAR Rusia memiliki hubungan baik dengan Indonesia. Kami punya pengalaman kerja sama saat (bencana) tsunami tahun 2004 silam," ujar Alexander Shilin di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kalteng, Sabtu (3/1/2015).Sebelumnya, negeri beruang merah pimpinan Vladimir Putin ini memang tidak main-main dalam partisipasinya membantu mencari para korban maupun puing pesawat jenis Airbus 320-200 itu.Mereka mengerahkan sebanyak 72 prajurit, di mana 22 di antaranya merupakan penyelam profesional yang diklaim terbaik di dunia.Selain itu, dua pesawat berteknologi mutakhir juga diterjunkan, yakni Beriev BE-200 yang berjenis amfibi dan pesawat Ilyushin IL-76.Pesawat Beriev BE-200 ini memiliki peralatan khusus yang dapat mencari dan menemukan bagian pesawat yang berada di dalam laut. Sedangkan pesawat IL-76 hanya dikhususkan untuk transportasi.(Fit/Okc)