MATATELINGA, Jakarta :PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus mempercepat penanganan tanggap darurat pada infrastruktur jalan dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang terdampak bencana di Provinsi Aceh. Penanganan dilakukan melalui pekerjaan pada sejumlah titik longsor, jembatan, serta infrastruktur penyediaan air minum guna mendukung pemulihan konektivitas, mobilitas, dan layanan dasar masyarakat di wilayah terdampak.
Ruang lingkup penanganan pada sektor jalan dilakukan dengan perkuatan lereng dan badan jalan menggunakan DPT, blok beton, _bore pile_, drainase, _box culvert_, perkerasan, serta pekerjaan jembatan sesuai dengan karakteristik masing-masing titik. Sementara pada sektor air minum, penanganan dilakukan melalui pembersihan fasilitas, pembangunan sumur bor sebagai sumber air, rehabilitasi IPA eksisting, serta pembangunan IPA baru.
Baca Juga: Panglima TNI Salurkan Bantuan dan Perkuat Pencegahan Karhutla di Sambas Hutama Karya menangani tiga ruas jalan nasional yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Bina Marga (BM), yaitu: SP Uning–Bts. Gayo Lues (PPK 3.3); Bts. Aceh Tengah/Gayo Lues - Blangkejeren (PPK 3.4); serta Bts. Gayo Lues/Aceh Tenggara–Kota Kutacane (PPK 3.5). Sementara pada sektor Direktorat Jenderal Cipta Karya, Hutama Karya turut menangani SPAM pascabencana di Aceh Tamiang dan Aceh Timur.