MATATELINGA,Pasaman: Bencana inidipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Dua Koto selama lebih dari empat jamhingga membuat debit air kedua sungai meningkat drastis dan meluap kepermukiman warga.
LuapanSungai Aek Koronok dan Batang Jember merendam belasan rumah, merusak lahan
pertanian serta fasilitas umum, hingga menyebabkan satu orang warga dilaporkanhilang terseret arus deras.
Warga terdampak banjir saatini sangat membutuhkan ulur tangan bantuan darurat berupa sembako, makanan siapsaji, serta penanganan pengerukan sungai guna mengantisipasi ancaman banjirsusulan jika curah hujan kembali tinggi.
Baca Juga: Syaiful Ramadhan Dorong Pemko Medan Segera Siapkan Program Pengendalian Banjir Banjir bandang menerjang Nagari Simpang Tonang, Kecamatan DuaKoto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Selainmenyebabkan kerugian material yang cukup besar, bencana banjir ini menelankorban jiwa.
Seorang warga bernama Amrianto (49) dilaporkanhanyut dan hilang saat luapan Sungai Aek Koronok menerjang kawasan.
Dampak luapan banjir tidak hanya merusak rumah, namun jugamelumpuhkan sektor pertanian serta sarana air bersih warga sekitar, demikiandilansir Okezone.
Baca Juga: Pemprov Sumut Gelar Bulan Bakti Peternakan 2026, Targetkan Sumut Bebas Rabies