JAKARTA - Matatelinga, Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI, F Henry Bambang Soelistyo, mengaku tidak bisa menargetkan sampai kapan evakuasi serta pencarian pesawat AirAsia QZ 8501 dilakukan.Meski saat ini, Tim SAR menemukan ekor pesawat yang diduga berisi kotak hitam (black box) pesawat nahas milik maskapai negeri jiran Malaysia itu."Saya belum tahu sampai kapan operasi SAR dilakukan," ujarnya usai jumpa pers di Kantor Basarnas, Jalan Angkasa V, Kemayoran, Kamis (8/1/2015).Sejauh ini, kata Soelistyo, Tim SAR telah menemukan ekor pesawat yang berada di kedalaman 35 meter di laut Jawa. Dugaan sementara, kotak hitam berada di sekitar bagian ekor pesawat tersebut.Namun, kata Soelistyo, Tim SAR mengalami kesulitan mengangkat bagian pesawat nahas itu."Kami menduga kotak hitam berada di situ, tapi belum bisa diangkat karena kecepatan arus mencapai 5 knot," imbuhnya.Hingga hari ke-12, pencarian Tim SAR gabungan telah menemukan 44 jenazah. Dari jumlah tersebut, 41 mayat telah diterbangkan ke Surabaya untuk diindentifikasi.Jumlah tersebut, kata dia, belum sampai separuh dari data manifes penumpang pesawat jurusan Surabaya-Singapura itu. Oleh sebab itu, dia akan melakukan evaluasi setelah kotak hitam (black box) pesawat ditemukan.(Fit/Okc)"Sudah 44, nanti kita evaluasi, tergantung KNKT dan terserah AirAsia," pungkasnya.