Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Bagi - bagi Kekuasaan Dengan Orang Terdekat, Jokowi Dianggap Bohongi Publik
Pencitraan Jokowi

Bagi - bagi Kekuasaan Dengan Orang Terdekat, Jokowi Dianggap Bohongi Publik

Admin - Senin, 12 Januari 2015 09:52 WIB
google
Dianggap Bohongi Publik
JAKARTA - Matatelinga, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk sejumlah mantan tim suksesnya saat kampanye, masuk ke dalam struktur pemerintahan. Padahal, mantan Gubernur DKI ini saat menjadi calon presiden berjanji tidak akan ada bagi-bagi jabatan dan membuat kabinet yang ramping.

Pengamat Hukum Tata Negara Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), M. Imam Nasef menilai, apa yang dilakukan Jokowi itu semakin menguatkan praktik bagi-bagi jabatan.

"Pengisian sejumlah orang dekatnya ke dalam lembaga negara sudah jelas terlihat bagi-bagi kekuasaan. Jokowi telah melanggar janjinya saat kampanye dulu. Publik juga telah dibohonginya karena berjanji akan membuat kabinet yang ramping," kata Nasef, Minggu (11/1/2015) malam.

Dia menilai, pemerintahan Jokowi- JK juga telah berkurang legitimasinya di masyarakat karena sejumlah kebijakannya tidak pro rakyat, seperti kenaikan BBM dan lain sebagainya.

"Oleh karena itu, pemerintahan Jokowi juga tidak berjalan efektif. Publik harus menagih janji Jokowi," ucapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, tidak dilibatkanya KPK dan PPATK dalam menyeleksi sejumlah orang yang mengisi posisi jabatan strategis di pemerintahan, juga patut dipertanyakan.

" Ini seperti melanggar tradisinya. Padahal Jokowi selalu meminta KPK dan PPATK untuk dilibatkan dalam seleksi menteri. Jangan-jangan ini hanya pencitraannya saja," sindirnya.

Sejumlah mantan tim sukses Jokowi yang mendapat jabatan dalam pemerintahan diantaranya, Luhut Binsar Panjaitan yang menjadi Kepala Staf Kepresidenan, anak kandung Hendropriyono, Diaz Hendropriyono (Komisaris PT Telkomsel) dan menantunya Mayjen TNI Andika Perkasa yang didapuk sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres), mantan Deputi Tim Transisi, Andi Widjajanto yang didaulat sebagai Sekretaris Kabinet (Seskab), dan lain sebagainya.

(Fit/Okc)


Tag:

Berita Terkait

Nasional

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Nasional

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Nasional

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Nasional

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU

Nasional

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Nasional

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut