JAKARTA - Matatelinga, Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo menyebut bahwa operasi pencarian jenazah korban AirAsia QZ 8501 di perairan Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah pasti menemui titik akhir.Setelah diperpanjang beberapa kali hingga memasuki hari ke-17, Soelistyo menyebut bahwa Basarnas akan menghentikan operasi setelah dia meyakini hal tersebut tidak menimbulkan kekhawatiran kepada pihak keluarga korban.Setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI, Soelistyo segera bertolak ke Surabaya untuk menemui para keluarga korban."Hari ini saya ke Surabaya, supaya keluarga bisa memahami. Sehingga waktu saya umumkan (pemberhentian operasi pokok), mereka tidak shock," tukasnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2015).Meskipun nantinya operasi pokok dihentikan, Soelistyo memastikan bahwa pihaknya tetap melaksanakan operasi harian, dibantu oleh sukarelawan dari luar negeri."Kita lakukan operasi harian, dibantu sukarelawan dari luar negeri. Saya yakin mereka berharapnya sampai habis operasinya," tegasnya.Selain pihak asing, operasi harian itu juga nanti akan melibatkan pihak TNI, "Saya enggak pernah perhitungkan, apakah harus Basarnas dan TNI, tapi saya legowo kalau harus TNI, saya rela berikan wewenang," tutup Soelistyo.(Fit/Okc)