Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Penyelam TNI AL Berhasil Evakuasi 6 Jenazah Korban AirAsia
Pesawat AirAsia

Penyelam TNI AL Berhasil Evakuasi 6 Jenazah Korban AirAsia

Admin - Kamis, 22 Januari 2015 19:05 WIB
google
Penyelam TNI AL
JAKARTA - Matatelinga, Penyelam TNI AL kembali berhasil mengevakuasi enam jenazah korban jatuhnya pesawat AirAsia 8501 di perairan Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Ke-enam jenazah yang dievakuasi dari badan pesawat itu, terdiri dari empat jenazah perempuan dan dua jenazah laki-laki.

Kapuspen TNI, Mayjen TNI M. Fuad Basya, menjelaskan, proses evakuasi dilakukan satu per satu agar tidak terbawa oleh arus. Kemudian, dikumpulkan di Kapal Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh yang dijadikan sebagai Kapal Markas pada pelaksanaan operasi tersebut.

"Beberapa korban yang telah berhasil dievakuasi ke geladak KRI Banda Aceh, selanjutnya dibawa dengan pesawat Hely Bell TNI AL dan Dolphin dari Basarnas ke Pangkalan Bun. Seperti pada penemuan jenazah korban AirAsia sebelumnya, dari Pangkalan Bun jenazah dibawa ke RS Imanuddin guna dirawat dan dimasukkan peti jenazah," katanya melalui siaran pers, Kamis (22/1/2015). 

Fuad menambahkan, keberhasilan Tim Penyelam TNI AL didukung oleh kondisi cuaca di lokasi. Dimana, kondisi cuaca yang cukup baik terjadi pada siang hari, dengan tinggi gelombang terpantau cukup tenang setinggi 1-2 meter. Angin pun lebih bersahabat yakni 10-15 knot dari arah barat, sedangkan arus permukaan laut 10-40 sentimeter per detik akan datang dari barat laut serta jarak pandang di bawah air juga cukup baik.

"Tim evakuasi TNI berusaha keras dan penuh dengan kehati-hatian untuk dapat segera mungkin mengevakuasi jenazah penumpang yang masih ada di sekitarnya atau diperkirakan masih terjebak di badan pesawat yang berhasil ditemukan oleh salah satu kapal pencari milik Angkatan Laut RSS Swift Rescue Singapura, di perairan Laut Jawa. Adapun dimensi dari badan pesawat tersebut berukuran 30 x 10 x 3 meter dideteksi oleh alat ROV (Remotly Operated Vehicle) salah satu Kapal Angkatan Laut RSS Swift milik Singapura," tuturnya.

Fuad berharap dengan kembali ditemukannya jenazah korban AirAsia dapat membuka keberhasilan berikutnya untuk menemukan korban yang sampai saat ini belum ditemukan. Selain itu, Tim Penyelam TNI AL juga masih berusaha keras untuk mengevakuasi Main Body pesawat AirAsia tersebut. Seluruh Tim Penyelam TNI telah menyusun strategi pengangkatannya dan penunjukan personel penyelam yang terlibat dalam proses evakuasi berikut langkah-langkah yang perlu ditempuh, seperti kalkulasi luas dan berat badan pesawat yang telah tertimbun lumpur.

"Sebelum pengangkatan, tim penyelam mengikat sekeliling badan pesawat dengan menggunakan tali sling dan 19 buah lifting bag yang telah disiapkan. Penyelaman dihentikan siang hari ini, karena arus sudah mulai deras dan cuaca tidak mendukung serta membahayakan tim," tuturnya. Seperti dilansir, Kamis (22/1/2015)

(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Nasional

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Nasional

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Nasional

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Nasional

14 Tahun Matatelinga, Menapaki Anak Tangga Tak Perlu Harus Melompat

Nasional

Semarak Syukuran HUT ke-14 matatelinga.com dan Peresmian Kantor Advokat Amrizal SH MH

Nasional

Hore.....Harga Emas Turun ke Angka Rp2.104.000 dari Harga Rp2.105.000 per gram