MAJENE - Matatelinga, Jenazah keempat diduga korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ 8501 yang ditemukan di Perairan Majene, kemarin malam, tiba di Bandara Juanda Surabaya siang ini. Jenazah dibawa menggunakan pesawat Lion Air JT 791 dari Makassar.Berdasarkan pantauan, jenazah dikemas dalam peti berlabel Sulsel B004. Kemudian oleh petugas Basarnas dan PMI, peti tersebut dibawa Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya.Berbeda dengan peti jenazah tiga korban AirAsia yang lebih dulu tiba dari Makassar, peti jenazah ini dibungkus rapat menggunakan plastik. Kondisi korban yang membusuk dan sudah tidak utuh lagi diduga jadi alasannya.Seperti diberitakan, selama tiga hari terakhir ditemukan lima jenazah diduga korban AirAsia QZ 8501 mengapung di Teluk Mandar, Kabupaten Majene. Tidak hanya jenazah, benda-benda yang diduga berasal dari pesawat tersebut juga ditemukan.Sementara itu, masih ada satu lagi jenazah yang masih berada di Makassar. Jenazah tersebut ditemukan tadi pagi oleh nelayan setempat. Kondisinya jenazah dalam keadaan mengenaskan.Dengan adanya penemuan korban AirAsia di Perairan Majene, berarti jumlah korban AirAsia yang sudah tiba di Surabaya sebanyak 74 jenazah dari 162 orang yang ada dalam pesawat rute Surabaya-Singapura itu. Dilansir laman okezone.com, Jumat (30/1/2015)(Fit)