JAKARTA - Matatelinga, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan, kalau Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak mungkin lepas dari partai berlambang kepala banteng moncong putih. Pasalnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu masih membutuhkan PDIP hingga lima tahun mendatang."Jokowi tidak mungkin terpisah dari PDIP. Jokowi kader PDIP. Jokowi Nyapres diusung dan didukung PDIP. Jokowi membutuhkan PDIP di parlemen hingga lima tahun yang akan datang. Hubungan PDIP dan Jokowi ibarat paru-paru dan oksigen, saling membutuhkan supaya berfungsi dan bermanfaat," kata Ketua DPP PDIP, Eva Kusuma Sundari, Minggu (8/2/2015).Eva menjelaskan, soal tudingan sejumlah politikus PDIP yang menilai Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto dan Menteri BUMN, Rini Soemarno ingin menjauhkan Presiden Jokowi dari PDIP sedianya hanya sebatas buruknya komunikasi. Namun, faktanya tidak bisa menghilangkan hubungan antara Presiden Jokowi dengan PDIP."Buruknya komunikasi bisa diperbaiki," ujarnya.Lagipula, sambung Eva, kalau isu ini dihembuskan hanya untuk meminimalisir tudingan intervensi yang diarahkan ke PDIP terhadap Presiden Jokowi, sedianya itu tidak akan mempengaruhi rakyat Indonesia. Mengingat, rakyat saat ini sudah pintar dalam melihat persoalan."Rakyat sudah pintar, enggak gampang dialihkan," pungkasnya.(Fit)