Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Teror Bom Hadir Ditengah Polemik Calon Kapolri
Teror Bom

Teror Bom Hadir Ditengah Polemik Calon Kapolri

Admin - Selasa, 24 Februari 2015 10:31 WIB
google
Ilustrasi
JAKARTA - Matatelinga, Teror benda mencurigakan yang diduga bom sempat menghebohkan Bekasi dan Depok dalam waktu yang hampir berdekatan. Muncul dugaan, teror itu hadir di tengah situasi politik yang labil, khususnya polemik calon Kapolri.

Pemerhati kontra-terorisme, Harits Abu Ulya, menjelaskan, jika dilihat dari barang bukti memang terkesan benda mencurigakan tersebut adalah rakitan bom. Apabila benar bom, maka dugaannya aksi teror itu dilakukan jaringan teroris yang ada di Poso, seperti Santoso cs atau kelompok IS-ISIS di Indonesia.

"Tapi siapa sesungguhnya pelakunya, analisis saya bisa saja produk oknum aparat, orang Syiah, teroris, atau bahkan orang iseng. Mengingat munculnya kasus ini di momentum Indonesia dalam sikon labil politik dan keamanan, terutama soal calon Kapolri yang belum kelar dan menimbulkan kisruh politik yang belum berujung," jelas Harits.

Menurutnya, teror bom tersebut bisa membuat opini publik mengenai calon tunggal Kapolri Komjen Pol Badrodin Haiti (BH) yang sempat memberangus kelompok teroris saat menjadi Kapolda Poso pada 2007.

"Pertama, dari letupan kecil ini bisa lahirkan efek opini dan persepsi publik bahwa teroris jaringan Poso atau lainnya masih eksis, karenanya butuh Kapolri yang andal urus terorisme, tapi di balik itu adalah untuk mengonstruksi persepsi publik bahwa calon tunggal Kapolri (BH) adalah layak sekaligus menganulir tentang dugaan pelanggaran HAM berat seorang BH saat menjadi Kapolda Sulteng di 2007," terangnya.

"Calon Kapolri BH punya sandungan serius soal pelanggaran HAM 2007 di Poso. Bukan tidak mungkin ada permainan kotor untuk mengawal BH agar bisa jadi Kapolri," tuturnya.

"Berikutnya bisa jadi orang Syiah, hal ini tidak lain untuk mengalihkan isu tentang mereka agar tidak makin terpojok dan bisa menghindar dari eskalasi kemarahan publik (Sunni) yang tidak terduga," paparnya.

Namun, Haritz meyakini jika teror bom yang terjadi di Depok bukan kerjaan kelompok teroris sungguhan. "Dari barang yang menimbulkan letupan kecil layaknya balon meletus, tapi efek opininya bisa besar bagi kepentingan kelompok dan politik tertentu mengindikasikan ini bom mainan. Namun, saya tidak yakin ini kerjaan kelompok teroris sungguhan," pungkasnya. Seperti okezone.com, Selasa (24/2/2015)

(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Nasional

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Nasional

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Nasional

14 Tahun Matatelinga, Menapaki Anak Tangga Tak Perlu Harus Melompat

Nasional

Semarak Syukuran HUT ke-14 matatelinga.com dan Peresmian Kantor Advokat Amrizal SH MH

Nasional

Hore.....Harga Emas Turun ke Angka Rp2.104.000 dari Harga Rp2.105.000 per gram

Nasional

Dugaan Tindak Pidana Korupsi Di Dinas Kesehatan Labuhanbatu, Ini Langkah Kejaksaan