JAKARTA - Matatelinga, Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi SP mendukung rencana pemerintah yang ingin segera membentuk Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) Pimpinan KPK. Pasalnya, masa jabatan KPK jilid III akan berakhir pada Desember 2015."Kami mendukung sepenuhnya (rencana pemerintah membentuk Pansel Capim KPK), lebih cepat lebih baik," tuturnya saat dikonfirmasi, Minggu (5/4/2015).Menurut Johan, Pansel tersebut nantinya haruslah diisi oleh orang-orang yang memiliki integritas dan jauh dari kepentingan partai politik. Hal itu, menurut dia, untuk menjaga independensi proses seleksi Pimpinan KPK selanjutnya."Sebaiknya Pansel diisi oleh tokoh-tokoh yg sudah dikenal integritas, independensi dan tidak terkait dengan partai politik tertentu," ungkapnya.Sementara, Plt Wakil Ketua KPK lainnya, Indriyanto Seno Adji menyerahkan semua proses persiapan membentuk Pansel Capim KPK itu, kepada pemerintah. Menurut dia, proses seleksi merupakan kewenangan pemerintah."Kami serahkan semua ini kepada pemerintah, karena memang Plt akan bersifat temporer, jadi wajar saja pemerintah mempersiapkan hal tersebut (Pansel Capim KPK)," ujarnya.Namun, dia enggan berkomentar tentang siapa yang pantas untuk menjadi anggota Pansel Capim KPK ini. Menurut Indriyanto, dirinya tidak memiliki kewenangan untuk menanggapi hal itu."Saya tidak memiliki domain untuk masalah ini, saya serahkan kepada pemerintah saja," tandasnya.Seperti diketahui, Pimpinan KPK jilid III diisi oleh Abraham Samad, Bambang Widjojanto, Adnan Pandu Praja, Zulkarnain serta Busyro Muqoddas. Masa jabatan Busyro lebih dulu berakhir pada Desember 2014. Seleksi penggantinya telah dilakukan dan akan dipilih bersamaan dengan empat pimpinan lainnya pada Desember 2015.Sementara, untuk empat Pimpinan KPK jilid III lainnya akan berakhir masa jabatannya pada akhir tahun 2015. Namun ditengah jalan Abraham Samad dan Bambang Widjojanto terjerat kasus, yang kemudian dinonaktifkan oleh Presiden Joko Widodo.Untuk mengisi tiga kekosongan pada Pimpinan KPK jilid III tersebut, Presiden Joko Widodo mengangkat tiga orang Pelaksana Tugas. Mereka bertiga itu adalah Taufiequrrachman Ruki, Johan Budi dan juga Indriyanto Seno Adji. Demikian dikutip laman okezone.com, Minggu (5/4/2015)(Fit)