JAKARTA - Matatelinga, Aksi adu jotos antar wakil rakyat di Gedung DPR Senayan menunjukan para pelaku mengalami krisis mental.Psikolog Intan Erlita menuturkan, krisis mental ini merupakan ketidak siapan para pelaku menjadi wakil rakyat seutuhnya."Ya sebenarnya ini (perlakuan adu jotos) adalah krisis mental, mentalnya dia belum siap jadi wakil rakyat," katanya, Seperti dikutip laman okezone.com, Jumat (10/4/2015)Menurutnya seorang anggota dewan seharusnya memberikan contoh yang baik kepada rakyat yang diwakilinya."Jadi kalau ada perbedaan pendapat tidak harus diselesaikan dengan kekerasan kan," tutupnya.Sebagaimana diketahui, aksi adu jotos anggota dewan Komisi VII melibatkan wakil ketua Komisi VII yang berasal dari Partai Demokrat, Mulyadi dengan anggota Fraksi PPP, Mustafo Assegaf.Akibat peristiwa tersebut rapat kerja antara Komisi VII DPR RI bersama Kementrian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) ditunda.(Fit)