Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pembobol ATM Asal Bulgaria Berhasil Ditangkap Polisi
Pembobol ATM

Pembobol ATM Asal Bulgaria Berhasil Ditangkap Polisi

Admin - Selasa, 21 April 2015 09:10 WIB
google
Ilustrasi

Matatelinga.com,Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Badan Reserse Kriminal (Bareskrim)Mabes Polri berhasil menangkap seseorang yang mencuri uang dengan cara membajakdan mengambil uang dari rekening tanpa diketahui pemelik rekening.

Sang pelaku kejahatan itu merupakan warga negara Bulgaria yangtertangkap saat tengah berada di sebuah villa di Bali.

Pelaku yang diketahui berinisial IIT tersebut ditangkap penyidikpada 7 Februari 2015 silam. Pelaku dalam melakukan kejahatannya mengincar lalumenguras rekening warga negara asing sebagai targetnya.

"Pada 7 Februari 2015 penyidik mengamankan IIT yang sedangbersama enam orang, dua laki-laki dan empat perempuan, di sebuah villa diSeminyak, Bali," jelas Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus BrigjenViktor Edi Simanjuntak di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (20/4/2015).

Menurut Viktor, dari enam orang yang ditangkap polisi, dua oranglaki-laki telah dideportasi, sementara empat orang perempuan lainnya telahdilepas karena tak ditemukan keterlibatan dalam kasus tersebut.

Selain itu, masih terdapat tiga orang rekan IIT yang hingga kinimasih buron dan masih dikejar tim penyidik Sub Direktorat Cyber Crime.

Viktor menuturkan, ketiga pelaku yang masih buron itu diketahuitelah menetap dan melakukan aksi bersama IIT selama dua tahun di Bali.

"Ketiga orang itu kabur ke Nusa Tenggara Timur, dilanjutkanke Timor Leste, sebelum akhirnya hilang jejak dan tak terlacak saat berpindahke Singapura," jelas Viktor.

Menurut Viktor, pelaku berhasil mengambil uang dari 560 korbanyang semuanya merupakan warga negara asing, khususnya yang berasal darinegara-negara di Eropa yang sedang berlibur di Bali.

"Ada 560 korban mereka yang berasal dari hampir seluruhnegara Eropa yang berlibur di Bali," tutur Victor.

Dari data Europol Cyber Crime Center (EC3) juga diketahuisindikat ini pernah melakukan kejahatan serupa di beberapa negara Eropa danAmerika dan pernah menjalani hukuman di penjara.

Para pelaku ini rata-rata mengambil kurang dari 300 Euro darisetiap korbannya. Namun jumlah itu menjadi banyak lantaran mereka berhasilmengambil uang dari 560 WNA yang menjadi korbannya sehingga keuntungan yangdidapat juga mencapai miliaran.

"Didugasindikat ini menjadikan Bali sebagai lokasi pencurian identitas nasabah danlokasi penarikan uang hasil kejahatan karena mereka sudah sulit beraksi diEropa dan Amerika. Termasuk Bali kan jadi destinasi WNA," pungkas Victor.

Selain menahan IIT, penyidik juga menyita barang bukti beruparibuan kartu palsu (white card) berisi data magnetic stipe nasabah yangidentitasnya telah dicuri. Termasuk disita juga peralatan komputer, berbagaimata uang asing sejumlah Rp500 juta, kartu identitas palsu, dan lainnya.Demikiandikutip laman okezone.com, Selasa (21/4/2015)

 

(Fit)

 


Tag:

Berita Terkait

Nasional

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Nasional

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Nasional

14 Tahun Matatelinga, Menapaki Anak Tangga Tak Perlu Harus Melompat

Nasional

Semarak Syukuran HUT ke-14 matatelinga.com dan Peresmian Kantor Advokat Amrizal SH MH

Nasional

Hore.....Harga Emas Turun ke Angka Rp2.104.000 dari Harga Rp2.105.000 per gram

Nasional

Dugaan Tindak Pidana Korupsi Di Dinas Kesehatan Labuhanbatu, Ini Langkah Kejaksaan