Matatelinga.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisamenarik tokoh dari Koalisi Merah Putih (KMP) untuk bergabung ke dalam KabinetKerja guna menguatkan dukungan politik.
"Dalam konteks sepak bola bisa naturalisasi. Sayarasa ada politisi (KMP) yang dinaturalisasi menjadi bagian dari pendukungpemerintah," ujar Direktur Populi Centre, Nico Harjanto, di kawasanMenteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/4/2015).
Menuturnya, enam bulan waktu yang tepat untukmelakukan evaluasi terhadap kinerja para menteri. Hal itu, menurutnya sebagaibentuk penilaian pertama terhadap para pembantunya.
"Evaluasi kabinet enam bulan pertama ini sangatpenting jadi dasar penilaian pertama. Kalau ada penilaian berikutnya Presidenselalu punya baseline. Jadi evaluasi sangat perlu terkait dengan kinerja,kemampuan memimpin kementeriannya dan berkoordinasi sebagai satu timkerja," papar Nico.
Dengan adanya penilaian terhadap para menteri,lanjutnya, Jokowi secara langung akan memperbaiki koordinasi dan kembalimemberikan harapan bagi masyarakat, karena Kabinet Kerja harus mendapatdukungan dan kepercayaan yang tinggi dari masyarakat.
Lebih lanjut Nico menurutkan, menilai evaluasiterhadap para menteri harus didasarkan pada kondisi politik yang terjadi hariini untuk kembali meningkatkan dukungan politik terhadap Jokowi. Meskipun, padaakhirnya penilaian kinerja menteri itu berujung pada reshuffle Kabinet Kerja.
"Penilaian ini harus objektif. Dengan adanyapenilaian, ini bisa berujung pada reshuffle, perombakan menteri. Yang pentingkekuatan dukungan Presiden bertambah," tandasnya. Demikian dikutip lamanokezone.com, Sabtu (25/4/2015)
(Fit)