Matatelinga.com, Eksekusi mati Mary Jane Veloso ditunda lantaranperekrutnya, Maria Kristina menyerahkan diri pada polisi Filipina. Kepala PusatPenerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Tony Spontana mengatakan alasanKristina menyerahkan diri bukan hanya karena ancaman dirinya akan dibunuh,melainkan kasihan dengan Mary Jane.
"Maria itu mengakui dia kasihan pada MaryJane, kok dia yang jadi korban," kata Tony saat dikonfirmasi, Kamis (30/4/2015).Dikutip laman merdeka.comTony juga menyebutkan bahwa pemerintah Filipinatengah melakukan penyelidikan kasus narkoba Mary Jane yang membawanya padahukuman mati dari pemerintah Indonesia.Kabarnya, Mei mendatang Mary Jane direncanakanakan diperiksa penyidik Filipina untuk mengumpulkan alat bukti yang terkaitdengan pernyataan Maria yang telah melakukan perdagangan manusia pada Mary Jane."Di Filipina disebut perekrutan ilegal,penipuan dan perdagangan orang. Preeliminery investigation bertujuan untukmencari alat bukti permulaan yang cukup untuk ke tingkat penyidikan. Agar cukupitu memerlukan pernyataan Mary Jane," terang Tony.
(Fit)