Matatelinga.com, Tommy mengaku, berniat baik ingin
menuntaskan konflik yang terjadi melalui Munaslub. Di ajang tersebut kedua belah pihak bisa bicara secara terbuka pada masyarakat dan simpatisan. Sehingga tidak mengikat kebebasan aspirasi rakyat dengan kebohongan.Tawaran Hutomo Mandala Putra atau
Tommy Soeharto untuk menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar tampaknya dimentahkan kubu Aburizal Bakrie (Ical) dan Agung Laksono. Padahal, niat Tommy menggelar Munaslub untuk menyelesaikan konflik dualisme di internal partai berlambang pohon beringin tersebut.
Melalui akun Twitter-nya @HutomoMP_9, Tommy mengungkapkan kekecewaannya lantaran dua kubu yang bertikai ini enggan untuk menggelar Munaslub.
“Dua alasan pokok orang-orang yang menolak Munas Luar Biasa Partai Golkar : 1.Takut Golkar ikut Pilkada; 2 .Takut kalah kalau main jujur,” ujar Tommy dalam akun Twitter-nya, Jumat (8/5/2015).
Dia menegaskan, sikap kedua kubu yang bertikai ini menandakan kalau mereka sedianya tidak menginginkan Partai Golkar ikut Pilkada. Bahkan, Tommy tak segan kalau sikap yang ditunjukkan sesuai dengan kontrak politik mereka dan takut topengnya terbuka.
“Intinya Kelompok ARB dan AL tidak menghendaki Munas Luar Biasa, tujuan mereka memang ingin Golkar gagal ikut Pilkada, ‘sesuai kontrak politik’,” imbuhnya.
(Mt/Okz)