Matatelinga.com,Politisi Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengkritik kepemimpinanPresiden Joko Widodo yang telah berjalan kurang lebih satu semester melaluisebuah buku berjudul "Republik Komedi 1/2 Presiden" yang diluncurkan di Warung KomandoTebet Jakarta, Minggu (10/5/2015).
Dalam sinopsis buku tersebut, Bamsoet menyebutkan karakterkepemimpinan Jokowi yang lemah. Hal itu dibuktikan dengan kemerosotan tatakelola pemerintahan yang berimbas pada penyerapan APBN yang sangat minim.
Bamsoet menilai Jokowi memberikan ruang kuasa yang besar bagipartai politik pendukungnya, relawan dan pihak-pihak yang merasa berperanmemenangkannya sebagai Presiden.
"Toleransi dan komppromi terlampau luas diberikan, sehinggaterasa hak prerogratif Presiden diinjak-injak," terangnya.
Perampasan hak preogratif semacam ini, lanjutnya, membuatpemerintahan Jokowi menjadi bahan candaan dan bullying di tengah masyarakat.
"Contohnya polemik kasus BG (Budi Gunawan) dan NovelBaswedaan menunjukkan kewibawaan Jokowi begitu rendah, tekanan politik yangdatang ke Jokowi membuatnya seakan tidak sanggup mebebaskan politik balas budiatas kemenangannya," imbuhnya.
Menurutnya, Jokowi terkesan tidak mampu berdiri di atas kaki danmenentukan sendiri arah kebijakannya.
"Banyak kuasa, utamanya parpol pendukung, utamanya lagiPDIP yang memenjarakan Jokowi dari inisiatif mengembangkankebijakan-kebijakannya," jelasnya. Demikian dilansir laman okezone.com,Minggu (10/5/2015)
(Fit)