Matatelinga.com, PDIPdiperkirakan menolak elite partai politik Koalisi Merah Putih (KMP) direkrutuntuk masuk ke dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab,KMP merupakan kumpulan partai oposisi yang getol mengkritik pemerintah.
Meskibegitu, Pengamat politik dari Komite Pemiliih Indonesia Jeirry Sumampawmenilai, sikap PDIP bisa berbalik dengan mendukung KMP masuk kabinet. Haltersebut tergantung loby Jokowi terhadap semua partai pengusungnya.
“Kalaupotensi ditolak, itu ada. Ini sangat tergantung pada komunikasi politik Jokowidengan partai pendukung. Kalau komunikasi baik, maka kemungkinan KMP masukkabinet, itu terbuka,” ujarnya.
AgarKMP masuk Kabinet Kerja, Jokowi disarankan merayu PDIP. Meyakinkan PDIP danpartai pengusung lain bahwa dukungan KMP dibutuhkan guna menjaga stabilitaspolitik. Jika politik stabil, maka semua program pemerintah akan berjalanlancar.
“MemangJokowi punya hak prerogatif untuk reshuffle. Namun, ia tetap harusbermusyawarah dengan partai pengusung. Beri pemahaman bahwa ini demi rakyat,”pungkas Jeirry.
Sebelumnya,Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memastikan Kabinet Kerja akan dirombak. Sebabada sejumlah menteri yang dinilai tidak pas di posisinya. Pria asal Makassaritu berharap, reshuffle akan meningkatkan kinerja pemerintah.Demikian dikutip laman okezone.com, Senin (11/5/2015)
(Fit)