Matatelinga.com, Direktur Centre for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafimeminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tak ragu memanggil Presiden RI keenam SusiloBambang Yudhoyono (SBY) terkaitpenggunaan uang di Kementerian ESDM sebagai biaya bermain golf.
Kata Uchok, pemanggilan itubukanlah untuk merusak citra SBY sebagai sebagai salah satu tokoh pentingIndonesia, tapi untuk menjernihkan masalah yang menjadi polemik di tengahmasyarakat.
"KPKharus segera memanggil SBY untuk konfirmasi pernyataan Sri Utami. Jadi, sayaminta jangan sungkan manggil meskipun dia mantan Presiden, malaikat saja harusdipanggil kalau bersalah," ungkap Uchok.
Pernyataan Kepala BidangPemindahtanganan, Penghapusan, dan Pemanfaatan Barang Milik Negara (PPBMN)Kementerian ESDM, Sri Utami menurut Uchok sudah cukup sebagai bukti awal bagilembaga antirasuah itu untuk menjadikan SBY sebagai saksi.
"Buktiawal sudah ada, tinggal KPK cari bukti lagi. Artinya, setelah SBY dipanggil,tinggal memanggil Sri Utami lagi," simpulnya.
Sebelumnya,Sri Utami mengungkapkan uang yang dia kumpulkan dari hasil kegiatan dilingkungan Kesetjenan Kementerian ESDM digunakan untuk kegiatan mantan MenteriESDM, Jero Wacik.
Salahsatu kegiatan yang dilakukan Jero dengan uang yang dikumpulkan Sri kala itu,untuk bermain golf bersama Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono diLapangan Golf Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Halitu dikatakan Sri saat menjadi saksi untuk mantan Sekretaris JenderalKementerian ESDM, Waryono Karno di Pengadilan Tipikor Jakarta. Demikian dikutiplaman okezone.com, Kamis (4/5/2015)
(Fit)