Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Propam Investigasi asus Pelecehan Seksual di JIS Karena Diduga Ada Kejanggalan
JIS

Propam Investigasi asus Pelecehan Seksual di JIS Karena Diduga Ada Kejanggalan

Admin - Kamis, 04 Juni 2015 12:09 WIB
google
Ilustrasi

Matatelinga.com, Masih ingat kasuspelecehan seksual murid TK di Jakarta Internasional School yang dilakukansejumlah petugas kebersihan? Meski mereka sudah divonis dengan hukumanmasing-masing empat tahun penjara, kasus ini dinilai sejumlah orangtua muridJIS banyak kejanggalan.

Hal itu juga diungkap kuasa hukum enam orangpetugas kebersihan PT ISS Indonesia, Saut Irianti Rajagukguk. Dia menilaibanyak keanehan sejak enam petugas kebersihan itu pertama kali ditetapkan sebagaitersangka, kemudian berlanjut selama di tahanan. Dari informasi yang didapat,mereka ditendang di wajah dan di dada.

"Selain itu mereka dicambuk denganmenggunakan selang air di pinggang dan punggung, kaki diinjak dengan bangku,dipaksa makan sambal dua botol, kemaluannya diolesi balsem, mulut hidung danmatanya diplester dan diancam untuk disetrum," terangnya di LP Cipinang,Jakarta, Kamis (4/6/2015).

Dia menambahkan motif penyiksaan tersebut agarmereka mengakui telah melakukan kekerasan seksual. Dia juga menilai ada yangtak biasa saat salah satu petugas kebersihan tewas di tahanan.

"Kalau minum racun ada tanda-tandanya, adabusa. Yuridisnya setiap orang yang mati dengan tidak wajar, wajibdiotopsi," papar Saut.

Ditambahkannya, di awal kasus tepatnya 3 April,keenam petugas kebersihan itu dipanggil Kanit Reskrim Polda Metro Jaya dimintaiketerangan. Mereka dijanjikan akan dipulangkan. Tapi yang terjadi, pelapormendesak agar mereka ditahan. 

"Dari awal pemeriksaan, korban tidakdidampingi oleh penasihat hukum, korban baru didampingi pengacara yang ditawarioleh Penyidik Polda Metro Jaya setelah dua minggu ditahan," terangnya.

Saut juga memastikan, pelecehan terhadap murid JIStak pernah terjadi karena bukti yang dipaparkan tak kuat. "Gini saja logikanya.Kalau ada tuduhan memerkosa wanita, tentu pertama adalah dibuktikan wanitatersebut masih perawan atau tidak. Kalau masih, berarti tidak," katanya.

"Perihal tuduhan sodomi, kalau merekamelakukan sodomi pasti ada luka/kerusakan. Makanya, perbuatan cabul itu harusditerangkan, karena begitu luas perbuatan cabul harus dipahami agar lebihmendalam," imbuhnya.

Untuk menyelidiki semua kejanggalan itu, hari iniPropam Polda Metro Jaya dan Mabes Polri mendatangi LP Cipinang tempat petugaskebersihan itu ditahan. Dia berharap dengan turun langsung petugas Propam kelapangan, kasus ini bisa diinvestigasi lagi dari awal terutama soal perlakuantak manusiawi yang dialami selama di tahanan. Demikian dilansir lamanmerdeka.com, Kamis (4/6/2015)

 

(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Nasional

Jangan Lewatkan Pertandingan Arsenal vs Manchester City di Community Shield

Nasional

Mantan Istri Bunuh Diri Brigadir IH Dipatsus

Nasional

Sie Propam Polres Simalungun Cek Kelengkapan Senpi hingga Masa Berlaku SIM Personel

Nasional

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Nasional

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Nasional

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?