Matatelinga.com, Anggota Komisi I DewanPerwakilan Rakyat (DPR) RI Syaifullah Tamliha akan memeriksa rekam jejak kepadacalon Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Khususnya kepada Komnas HAM dan KPK agarproses persetujuan calon Panglima TNI tidak gaduh seperti yang terjadi saatpemilihan Kapolri, Komjen Pol Budi Gunawan.
"Kami tidak ingin seperti pergantian Kapolri.Sebelum fit and proper test minta ke Komnas HAM apakah Pak Gatot misalnyapernah ada laporan ke Komnas HAM melakukan tindakan yang dianggap melanggarHAM," kata Syaifullah di
Jakarta, Rabu (10/6/2015).Selain rekam jejak, Komisi I DPR juga akanmenanyakan laporan kekayaan Gatot kepada Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK). Agar bisa diketahui jika adaharta kekayaannya yang dianggap tidak wajar dan janggal.Meski begitu, Syaifullah sendiri mengapresiasilangkah Presiden Joko Widodo yang dinilai begitu cepat dalam menentukan calonPanglima TNI. Mengingat sudah banyak terjadi gesekan baik di internal TNI atauke sesama anggota lembaga penegak hukum lain."Maka saya menyambut baik langkah itu. Karenaitu langkah yang tercepat karena kalau lama-lama dibiarkan akan menimbulkangesekan di TNI sehingga tidak menimbulkan polemik di publik," pungkasnya.Demikian dikutip laman merdeka.com
(Fit)