Sutiyoso

Kepala BIN Baru Diharapkan Bisa Menjawab Tantangan Zaman

Admin - Kamis, 11 Juni 2015 10:19 WIB
google
Sutiyoso

Matatelinga.com,Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih calon tunggal Kepala Badan IntelijenNegara (BIN) Sutiyoso untuk menduduki posisi tersebut.

Anggota Komisi I DPR Sukamta mengatakan kondisi kehidupanberbangsa dan bernegara telah dan akan terus berubah secara dinamis. Teknologifaktor penting dari perubahan itu.

Perang pun sekarang sudah banyak berubah, tidak melulu perangsecara militer, namun juga perang nonmiliter yang targetnya bukan lagi fisiktapi ketahanan suatu negara dalam aspek lain meliputi ekonomi, politik, budaya,pangan, dan seterusnya.

"Otomatis hal-hal yang dapat dijadikan sebagai ancamannegara juga berubah. Kepala BIN yang baru nanti kita harapkan mampu menjawabtantangan zaman ini," ujar Sukamta.

PolitisiPartai Keadilan Sejehtera (PKS) menjelaskan bahwa menurut Undang-Undang No 17Tahun 2011 tentang Intelijen Negara, definisi intelijen adalah pengetahuan,organisasi dan kekegiatanan yang terkait dengan perumusan kebijakan, strateginasional dan pengambilan keputusan berdasarkan analisis dari informasi danfakta yang terkumpul melalui metode kerja untuk pendeteksian dan peringatandini dalam rangka pencegahan, penangkalan dan penanggulangan setiap ancamanterhadap kemanan nasional.

"Terlebih lagi sasaran bidang intelijen adalah ideologi,politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, keamanan, dan hukum,"katanya.

Sukamta menambahkan, tugas Sutiyoso sebagai Kepala BIN akanberat ke depan karena harus melaksanakan fungsi Koordinasi Intelijen Negara(KIN) yang meliputi intelijen TNI, POLRI, kejaksaan dan kementerian/lembagapemerintah dan nonkementerian.

Seperti, tantangan Indonesia lima tahun ke depan yang meliputibidang hankam, politik, ekonomi dan sosial cukup menantang. Di bidangpertahanan dan kemanan seperti potensi konflik laut Tiongkok Selatan, potensikejahatan trans nasional, potensi ancaman terorisme, tantangan perang cyber.

Sedangkan bidang politik Indonesia juga sangat dinamis karenaadanya konsolidasi demokrasi untuk terus mencari bentuk pemerintahan yangideal. Dibidang ekonomi, seperti pertumbuhan ekonomi Indonesia diharapkan padatahun 2015 mencapai 7 persen dengan GDP perkapita USD6.950 dan angka kemiskinan4-5 persen.

Sedangkan di bidang sosial adanya bonus demografi harus dikeloladengan baik, jika tidak akan menimbulkan konflik sosial.

"Dengan itu mudah-mudahan Pak Sutiyoso sebagai calon KepalaBIN dapat memenuhi kebutuhan zaman ini," pungkasnya. Demikian dilansirlaman okezone.com, Kamis (11/6/2015)

 

(Fit)

 


Tag:

Berita Terkait

Nasional

15 Tahun Matatelinga : Sampai Hari Ini Kami Masih Setia Menjadi Penyampai Informasi Aktual dan Terpercaya

Nasional

Jangan Lewatkan Pertandingan Arsenal vs Manchester City di Community Shield

Nasional

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Nasional

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Nasional

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Nasional

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari