Matatelinga.com,Lima hari sebelum kecelakaan pesawat Hercules C-130 yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumatera Utara, Kopda Eria Ageng, sempat menghubungi ayahnya Mudjijono yang tinggal di Pengasih, Kulonprogo.Dia mengabarkan akan menyekolahkan anaknya. “Dia hanya minta restu mau menyekolahkan anaknya,” kata Mudjijono, Rabu (1/7/2015).Dilansir laman Okezone.com,Dalam percakapan telefon itu, Eria Ageng mengatakan jika biaya sekolah di Pekanbaru cukup mahal, tidak seperti di Jawa yang murah. Untuk itulah dia minta doa agar cucunya bisa sekolah.“Saya jawab, mesti mahal selama kamu bekerja kan bisa untuk sekolah,” ujar Mudjijono.Mudjijono sendiri tidak memiliki firasat anak bungsu dari lima bersaudara itu akan menjadi korban jatuhnya pesawat Hercules. Kabar duka pertama kali diperoleh dari istri korban, Tia Mukti, yang menghubungi kakaknya Sari Yuliestri.(Fit)