Matatelinga.com, Efek debu vulkanik Gunung Raung dirasakan warga di Kabupaten Jembrana Bali. Bahkan di wilayah Kecamatan Melayan, warga sudah merasakan sesak napas dan mata perih.Sejumlah warga yang ditemui di Kelurahan Gilimanuk, Jumat (10/7) sore mengatakan, dampak debu itu mulai dirasakan beberapa hari belakangan ini.Dilansir laman Merdeka.com,Namun yang paling terasa pada Kamis (9/7) lalu, debu terasa tebal dan mudah menempel. Debu material dari letusan Gunung Raung itu berwarna hitam dan mengotori halaman atau pun rumah warga. "Warga banyak yang sesak napas dan sekarang sudah banyak yang pakai masker. Dari sini juga terlihat gunung itu mengeluarkan asap," terang Ari salah seorang warga Gilimanuk. Sementara itu Lurah Gilimanuk, Gede Ngurah Widiada mengakui adanya gangguan udara yang diduga dari debu letusan Gunung Raung itu. Pihaknya juga mengaku mendapatkan keluhan beberapa warga bahwa dampak debu itu mengakibatkan mata warga perih dan sesak napas. Untuk antisipasi adanya gangguan kesehatan pihaknya mengimbau kepada warga untuk tetap mengenakan masker jika ingin ke luar rumah.(Fit)