Matatelinga.com, Sedikitnya 41 jamaah haji asal Indonesia meninggal dalam tragedi Mina, Makkah, Arab Saudi, pada Kamis 24 September 2015.Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI yang membidangi agama, Sodik Mujahid mengatakan proses identifikasi jamaah Indonesia yang meninggal dunia, lambat. Sebab,banyak tanda pengenal jamaah Indonesia hilang pada saat mengantre menuju ke tempat lempar jumroh di Mina."Jadi indentifikasi korban lambat karena satu, hilangya identitas berupa gelang, juga banyak jamaah yang hilang karena kepadatannya bisa 10 kali lipat di sana (Mina)," ujarnya, Senin (28/9/2015).Oleh karena itu, ia meminta petugas haji di masa mendatang harus dari pihak militer. Sebab, petugas saat ini kurang berpengalaman."Pengiriman petugas keamanan yang kopetensinya militer. Di sana kan selama ini (petugas haji hanya dari kalangan) mahasiswa dan pramuka-pramuka," ucap Sodik. Dilansir laman okezone.com(Fit)