Matatelinga.com, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan ancaman melalui video oleh Ketua Kelompok Mujahiddin Indonesia Timur, Santoso merupakan bentuk peringatan agar Indonesia selalu waspada."Kita belum teliti secara laboratoris, tapi kan apa pun benar atau tidak itu (video) jadi peringatan bagi kita untuk waspada," kata Kapolri saat dihubungi, Kamis (26/11/2015).Dalam video yang direkam dalam durasi singkat tersebut pria yang diduga Santoso alias Abu Wardah mengancam akan melakukan penyerangan ke Istana Merdeka dan Polda Metro Jaya. Video tersebut diunggah dan telah menyebar melalui media sosial.Bahkan dalam video tersebut juga terlihat bendera berloho ISIS (Islamic State of Iraq and Syria).Saat ini Polisi dan jajaran TNI tengah menggelar operasi maleo keempat di Poso untuk menangkap gembong teroris yang diketuai oleh Santoso tersebut. Demikian dilansir laman okezone.com(Fit)